Postingan

Untitled

Jika terjadi sesuatu pada hatimu, tangisilah… Tangisilah sewajarnya tanpa lupa memilah kembali mana yang pantas untuk air matamu dan mana yang tidak. Jangan larut terlalu dalam. Waktu akan terus berlalu dan berlalu dan berjalan. Kau pun juga harus sama seperti waktu tersebut, berjalan….. terus ke depan mengejar ketinggalan yang telah kau habiskan untuk menangisi dan melegakan perasaanmu. Meski waktu takkan pernah kembali, kau akan tetap mampu mengejarnya. Segala sesuatu yang hilang pasti akan kembali meski dalam wujud yang berbeda. Segala sesuatu yang hilang pasti akan kembali meski dengan cara yang tidak yang kita inginkan atau dengan cara yang tidak di sangka, kita tidak akan pernah tau bagaimana cara mereka kembali. Berjalanlah terus ke depan, jika kau merindukan orang-orang yang pernah ada, rinduilah sekuat hatimu tanpa lupa mengikhlaskan karena di depanmu akan selalu ada yang lebih dan lebih baik lagi. Jika orang yang ada di belakangmu masih menginginkanmu untuk berada...

Terima Kasih

Assalamualaikum wr.wb. Kepadamu raga yang te lah lama mengabaikan ku. Aku telah di sembuhkan oleh orang yang bukan kamu. aku telah berhasil mengelak dari kenyataan bahwa aku harus tetap terus terus dan selalu menunggumu. TELAH USAI! Bukan berarti aku akan melupakan renyah tawa yang telah kau luangkan, aku pun tak akan melupakan luka dan air mata yang terselip di sela-sela kebahagiaan darimu. Hiburan-hiburan liar yang kau berikan memang hanya sebatas seadanya. Aku berterima kasih padamu telah pernah menanggapi   perasaan ini meski bukan menyambutnya. Meski dengan berjuta pengabaian, masih sempat kau selipkan tawa dan waktu. Aku tidak lagi mengharapkan waktumu sebagai hadiah, tapi jika kau tetap menghadiahiku waktumu, akan ku terima dengan senang hati. Akan ku habiskan waktu tersebut sebagai momen dan kenangan dari seorang kakak yang membuatku salah memilih untuk menjadi tempat berlindung hati ini. Baik begitu. Hati ini kini telah menemukan tempatnya berlindung. Yang lebih bisa...

April Mop Ruri

Haii … kayanyaaaaaaa bulan ini mau cerita tentang kejadian-kejadian pribadi aja dehh :D hahahaha… Well… kali aini apa yaa, anggap aja ana punya temen namanya “ruri” jadi beliau ini suka dengan seorang laki-laki bernama kazu (anggap aja gitu) naaahhhh …. Itu si ruri udah lama suka sama si kazu, tapii ga berani-berani ungkapin, akhirnya suatu harii si ruri bilang sih tapi Cuma lewat pesan aja , itu pun karena si kazu udah penasaran dan nanya2 sama ruri tentang siapa yang di suka sama ruri, akhirnya si ruri ngasih tau lewat nomer absen :D.  besoknya kazu nyapa ruri bilang makasii, dan si ruri makin klepek2 di buatnya.. hahahhaa Well… kejahilan ana ini tanggal 1 april.. maklumlah “april mop” hahahhaha :D Jadi ana kerjain tuh si ruri, kebetulan ruri nginep di rumah ana waktu itu, pas ruri lagi serius nonton, ana diem2 ambil hapenya tuh, ana ganti kontak nama ana jadi nama kazu, dan nama kazu jadi nama ana, trus ana sms tuh orang, jadi kan kayanyaa itu si kazu yang sms, y...

BBM Ijah :D

Haii !! inget temen ana yang ana namain ijah ?? ituu ijah yang punya masker di cerita sebelomnyaa.. Well, sekarang mau nyeritain beliau lagi , entah kenapa kayanya di antara temen2 ana di kampus kayanya yang paling sering ana jahilin itu emang beliau deh :D maaf yaa jah :** Waktu itu hari rabu , waktu itu Jakarta lagi musim banjir, rumah ijah ini di tebet, memang ga kena banjir sih, tapi akses ke rumah beliau mesti ngelewatin banjir (bener gitu ga ya??), bodo amat dah mau gitu mau enggak.. yang penting hari itu kita ada kuliah, kebetulan dosennya ngaret, nahh ternyata si ijah lebih ngaret lagi :D , dia bbm temen ana yang kebetulan duduknya di sebelah ana. Beliau nanya tuh lewat BBM ke temen ana. (ana kasih nama samara temen ana ini “Raray”) jadi kalo ga salah si ijah bbm nih nanyain “dimana?” “Udah di kelas belom?” “Rame gak?” trus si raray bales tuh dia bilang “udah di kelas, lo dimana?” si ijah nya jawab “masih di jalan nih, banjir brew” ana lupa dah tuh si raray bales apa,...

Masker = Topi

Oke !! hai !!! ogenki desuka?? Hehe.. ini karya pertama di September 2014, tepatnya Cuma cerita, bukan karya.. karena ga tau mau bikin karya apa jadi ana cerita aja yaakk.. ini cerita tentang beberapa bulan yang lalu sebelum ana pulang ke kota asal yang bukan kota kelahiran ana :D cerita ini berlatar di sebuah kelas di kampus E Gunadarma, Depok. waktu ituuuuu lagi ada mata kuliahhh yang satu jam pertama bongkahan2 manusia itu masih betah dan seterusnya tidak, gatau kenapa , padahal menurut ana dosennya sih biasa aja , beliau suka ngasih cerita sebagai pengetahuan. Tapi sebenernya ana juga termasuk orang yang udah gelisah kalo satu jam pertama udah lewat. Waktu itu seorang temen, sebut saja namanyaaa ijah, jadi ijah tu punya masker yang di pake buat PP ke tebet – depok, masker beliau timbal balik gitu, sebelah merah, sebelah biru. Kebetulan si ijah duduk di depan ana n make baju yang ada sakunya di samping kiri kanan. Nahhh … itu masker taronya di saku sebelah kanan. 1 jam...

Hadiahi Aku Waktumu

Aku tak pernah merasa seingin ini untuk di hadiahi. Dalam keinginan ku untuk di hadiahi, terselip keinginan lain. Aku ingin waktumu. Yaa.. Waktumu. Hadiahi aku waktumu. Waktu yang kau hadiahi untukku untuk kau habiskan. Bersamaku. Menjadi tak terlupa, terkenang, jauh... Di lubuk hatimu yang tersisa seperti kubu. Tidak.. Aku tidak yakin, meski seluas apapun hatimu, aku tidak yakin kau akan menyisakan sedikit saja untukku, sedikit untuk menyimpan tentang apa yang pernah kau habiskan bersamaku, untukku. Aku tidak yakin. Bahkan mungkin aku yang akan melakukannya. Bahkan jika raga ini kembali hanya tinggal nama, perasaan ini pasti adalah satu2nya yang nyata yang pernah ada. Yang ikut bersamaku sedangkan nama ku tertinggal di jasad dan di batu yang di posisikan sedikit di atas kepala ku di tumpukan tanaah nanti.  yang entah akan di kenang oleh insan atau tidak. Rindu itu tak pernah seperih ini. Bahkan untuk dunia yang gila ini, rindu adalah sebuah pilihan yang paling…paling...

ANA GA SUKA TEH !

Hay !! ini tulisan kedua di bulan ini. Sekedar mau cerita tentang kejadian kurang lebih 2 tahun yang lalu. Yang kena sial disini adalah ana sendiri, lalu yang tertawa ada dua orang, merekaa kaakaa dan ditha, ana yang menggembirakan mereka karena kesialan ini, tapi kasian juga dithanya. Untuk informasi = ANA GA SUKA TEH Jadi malam itu , lupa dah hari apa dan tanggal berapa, ceritanya ana, kaakaa nginep di rumah ditha. Tapi ana datengnye telat, kaka beberapa menit, (mungkin 30 menit) lebih cepet daripada ana. Setibanya ana disana, ana haus banget gatau kenapa bisa haus begitu, mereka udah nungguin ana di ruang TV, buat main UNO, setibanya ana disana, ana liat ada gelas hitam bermotif angry bird, dengan sigap ana minum tu aer yang ada di dalam gelas angry bird tanpa nanya itu apa. Ana kira itu air putih biasa karena ga keliatan itu gelas hitam. Pas ana minum, ana kaget dan refleks muntahin lagi, joroknya ana muntahinya bukan di karpet, lantai atau apa pun itu, aer itu juga ga an...